Pemdes Pabean Klarifikasi Polemik Kompensasi Menara Setelah Ramai Dipemberitaan, Nominal Disepakati Rp800 Ribuan per Rumah

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO –Sentral1.com Menindaklanjuti pemberitaan di sejumlah media online terkait pembagian dana kompensasi menara telekomunikasi di **Dusun Polocino, Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo**, Pemerintah Desa Pabean menyampaikan klarifikasi sebagai berikut:

Pemerintah Desa Pabean menegaskan bahwa setelah persoalan tersebut ramai diberitakan, pihak desa **segera mengambil langkah musyawarah** dengan mengumpulkan warga terdampak, Ketua RT, serta pihak terkait guna mencari solusi atas perbedaan nominal kompensasi yang sebelumnya diterima warga.

Kepala Desa Pabean **Sulistiono**, melalui **Sekretaris Desa Pabean Supardi**, yang ditemui di Kantor Balai Desa Pabean, menjelaskan bahwa musyawarah warga telah dilaksanakan pada **Senin malam (26/1/2026)** di mushola setempat.

“Hasil musyawarah tadi malam sudah direkam. Intinya, dari warga yang sebelumnya menerima Rp900 ribu, dikembalikan Rp100 ribu ke Ketua RT untuk kemudian diberikan kepada warga yang sebelumnya menerima Rp500 ribu. Selain itu, terdapat tambahan dua warga yang juga terdampak, sehingga akhirnya pembagian diratakan menjadi sekitar Rp800 ribuan untuk seluruh warga terdampak,” ujar Supardi saat ditemui di ruangan kantor desa, Selasa (27/1/26)

Dalam musyawarah tersebut disepakati bahwa jumlah warga terdampak sebanyak **40 rumah**, bukan berdasarkan kepala keluarga. Adapun total dana kompensasi yang diterima sebesar **Rp32.500.000**, yang terdiri dari **Rp25.000.000 dari pihak pemilik lahan** dan **Rp7.500.000 dari pihak lainnya**.

Supardi juga menjelaskan bahwa terdapat dana sebesar **Rp500.000** yang diterima oleh Ketua RT (Pengurus lingkungan), yang **bukan untuk kepentingan pribadi**, melainkan diperuntukkan bagi **kepentingan lingkungan RT**, diberikan ke warga yang terdampak yang tidak kebagian kompensasi. Selain itu pihak Vendor menyampaikan akan membantu dilingkungan tersebut termasuk kegiatan sosial dan lingkungan seperti peringatan hari besar nasional (PHBN).

Terkait mekanisme kompensasi, Pemerintah Desa Pabean menyampaikan bahwa berdasarkan pemahaman regulasi yang ada, **tidak terdapat kewajiban mutlak bagi pihak vendor atau perusahaan telekomunikasi untuk memberikan kompensasi kepada warga**, melainkan bersifat **kebijakan dan kesepakatan sosial dengan lingkungan sekitar**.

Pemerintah desa menegaskan bahwa pada pengajuan awal, proses kompensasi dilakukan oleh pihak lingkungan dan pemilik lahan. Sementara pada pengajuan berikutnya, pemerintah desa **mengetahui adanya pengajuan**, namun tetap menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme musyawarah warga.

“Pemerintah desa menyerahkan sepenuhnya kepada lingkungan. Prinsipnya, selama disepakati bersama dan tidak menimbulkan konflik, desa hanya memfasilitasi,” tambah Supardi.

Dengan adanya musyawarah dan kesepakatan tersebut, Pemerintah Desa Pabean berharap persoalan perbedaan pembagian dana kompensasi dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak menimbulkan polemik lanjutan.

Klarifikasi ini disampaikan sebagai **hak jawab** atas pemberitaan sebelumnya, sebagaimana diatur dalam **Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers**, dan redaksi memuat klarifikasi ini sebagai bentuk pemenuhan **kode etik jurnalistik** dan prinsip keberimbangan informasi.(Red)

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Setujui Dua Raperda Strategis, Perkuat Arah Pembangunan Daerah hingga 2030
Tradisi Manganan di Kawasan Hutan Dander, Momentum Memperkuat Sinergi Perhutani dan Masyarakat
Baru Dua Hari Menjabat, Kapolresta Tuban Ungkap 2 Kasus Kriminal dan 4 Kasus Narkoba, 10 Tersangka Diamankan
Rapat Paripurna DPRD Bojonegoro Setujui Raperda APBD 2025, Banggar Sampaikan Hasil Pembahasan
LAN Bojonegoro Fasilitasi Rehabilitasi Mandiri Pengguna Narkoba ke Yayasan Plato Surabaya
Ribuan Karyawan MBG Bojonegoro Gelar Unjuk Rasa Damai, DPRD Siap Menjadi Jembatan Aspirasi
BNPM Kabupaten Malang dan Bea Cukai Bahas Pembinaan Pengusaha Rokok Lokal Menuju Legalitas
PBB Bojonegoro Kembali Berbagi di Banjarejo, Lansia dan Warga Kurang Mampu Dapat Santunan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:41 WIB

DPRD Bojonegoro Setujui Dua Raperda Strategis, Perkuat Arah Pembangunan Daerah hingga 2030

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:11 WIB

Tradisi Manganan di Kawasan Hutan Dander, Momentum Memperkuat Sinergi Perhutani dan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:51 WIB

Baru Dua Hari Menjabat, Kapolresta Tuban Ungkap 2 Kasus Kriminal dan 4 Kasus Narkoba, 10 Tersangka Diamankan

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:58 WIB

Rapat Paripurna DPRD Bojonegoro Setujui Raperda APBD 2025, Banggar Sampaikan Hasil Pembahasan

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:51 WIB

LAN Bojonegoro Fasilitasi Rehabilitasi Mandiri Pengguna Narkoba ke Yayasan Plato Surabaya

Berita Terbaru