BOJONEGORO – Sentral1.com – Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Bojonegoro, guna membahas kondisi guru TK dan PAUD serta rencana pemberian honorarium tahun 2026.
Rapat yang berlangsung di ruang Komisi C DPRD Bojonegoro tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi C, Ahmad Supriyanto, dan dihadiri jajaran anggota dewan serta perwakilan Himpaudi Kabupaten Bojonegoro.
Ketua Himpaudi Kabupaten Bojonegoro, Siti Erwiyanti, dalam kesempatan itu menyampaikan hasil kajian mengenai kondisi guru TK dan PAUD secara nasional. Ia menjelaskan bahwa berbagai aspirasi terkait kesejahteraan pendidik PAUD sebelumnya telah disampaikan hingga ke DPR RI, dan kini pihaknya berharap dukungan konkret dari DPRD Bojonegoro.
Menurutnya, peran guru PAUD sangat strategis dalam membentuk karakter dan fondasi pendidikan anak usia dini. Namun demikian, masih terdapat sejumlah persoalan, terutama terkait kesejahteraan dan kepastian honorarium yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menegaskan pentingnya pemetaan data secara menyeluruh terhadap para pendidik PAUD yang akan menerima honorarium pada tahun 2026 mendatang.
Dari total sekitar 2.500 pendidik yang masuk dalam skema penerima, termasuk guru TK, pihaknya ingin memastikan seluruhnya terdata dengan baik dan tidak ada yang terlewat.
“Kita ingin memotret secara komprehensif. Apakah semuanya sudah ter-cover atau masih ada yang belum. Ini penting agar kebijakan yang kita ambil benar-benar adil dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, Komisi C akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan validasi data dilakukan secara akurat. Dengan demikian, kebijakan pemberian honorarium tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan para pendidik di lapangan.
RDP tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara legislatif dan para pemangku kepentingan pendidikan anak usia dini di Bojonegoro, demi meningkatkan kualitas serta kesejahteraan guru PAUD dan TK ke depan.(Bi)








