Program Makan Gratis di Rengel Tuban Diduga Bagikan Susu Basi, Warga Desak Evaluasi Total

Minggu, 1 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN –  Sentral1.com – Niat mulia untuk memberikan asupan gizi bagi generasi penerus bangsa justru berujung pada kekhawatiran massal. Sebuah insiden memprihatinkan terjadi dalam pelaksanaan Program Makan Gratis yang dibagikan pada Kamis, 26 Februari 2026 lalu. (1/3/2026)

Berlokasi di salah satu sekolah di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, dapur penyedia yang dikenal sebagai Dapur MBG di RT 07 RW 07 mendadak menjadi sorotan. Pasalnya, paket makanan yang seharusnya menjadi berkah bagi anak-anak sekolah diduga kuat mengandung bahan pangan yang sudah tidak layak konsumsi.

Paket menu yang dibagikan terdiri dari piscok (pisang cokelat), telur rebus, dan sebotol susu kedelai. Awalnya, para siswa menyambut bantuan tersebut dengan penuh kegembiraan. Namun suasana berubah ketika beberapa botol susu kedelai dibuka.

Bukannya rasa segar yang didapat, aroma asam menyengat justru tercium dari dalam botol. Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi susu kedelai tersebut telah basi dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang jelas, sehingga dinilai tidak layak untuk dikonsumsi.

“Sangat disayangkan, program sebagus ini dicoreng oleh kurangnya pengawasan mutu. Susu kedelai itu cairannya sudah berubah, baunya sangat tidak enak. Bagaimana jika sampai tertelan oleh anak sekolah?” ujar salah satu saksi di lokasi.

Kejadian ini memicu kekhawatiran warga sekitar. Susu kedelai yang telah basi berpotensi mengandung bakteri patogen yang dapat menyebabkan keracunan makanan, seperti kram perut, muntah, hingga dehidrasi akibat diare.

Masyarakat kini mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) dari pengelola Dapur MBG tersebut. Apakah terdapat unsur kelalaian dalam proses penyimpanan dan distribusi, atau ada faktor lain yang menyebabkan produk tidak layak konsumsi itu sampai ke tangan siswa?

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola dapur maupun yayasan yang menaungi program tersebut terkait penyebab lolosnya susu basi dalam paket makanan.

Warga berharap insiden ini menjadi evaluasi menyeluruh bagi seluruh penyedia jasa makanan di wilayah Kabupaten Tuban, khususnya dalam program yang menyasar anak-anak sekolah. Mereka mendesak agar dilakukan pengawasan ketat demi mencegah potensi keracunan massal.

Satgas dari unsur TNI maupun Polri juga diharapkan dapat mengusut kejadian ini secara tuntas guna memastikan keamanan konsumsi bagi para siswa.

Kepala Desa Mundir menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Ia berharap yayasan pengelola program dapat lebih berhati-hati dalam proses penyajian makanan dan minuman, mengingat yang mengonsumsi adalah anak-anak sekolah.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Ke depan, pihak yayasan yang menggunakan tenaga ahli gizi harus rutin melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap makanan dan minuman yang disajikan, agar tidak menimbulkan masalah atau bahkan bencana di kemudian hari,” pungkasnya.(Ded)

Berita Terkait

Puluhan Wartawan Geruduk Kejari Tuban, Desak Perlindungan Jurnalis dan Keterbukaan Informasi
Mobilisasi Rig Lapangan Tawun Gegunung Tunggu Penyelarasan Perbaikan Jalan Banjarworo-Kumpulrejo
Harlah PAN di Dayu Kidul, Dirangkai Penyerahan Bantuan Sumur Bor untuk Warga Bojonegoro
Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Doromukti Meriah, Tiga Ekor Kambing Jadi Doorprize
Jaga Indonesia Tetap Aman dan Nyaman, APPPNAS Serukan Persatuan Nasional
Alih Fungsi Lahan Pertanian Jadi Sorotan, Bojonegoro Perlu Perkuat Perlindungan LP2B dan LSD
Kasus Penagihan PNM Mekaar di Rengel Bergulir ke Polisi, Keluarga Sebut Anak Alami Trauma Berat
DPRD Bojonegoro Setujui Dua Raperda Strategis, Perkuat Arah Pembangunan Daerah hingga 2030

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 02:47 WIB

Puluhan Wartawan Geruduk Kejari Tuban, Desak Perlindungan Jurnalis dan Keterbukaan Informasi

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Mobilisasi Rig Lapangan Tawun Gegunung Tunggu Penyelarasan Perbaikan Jalan Banjarworo-Kumpulrejo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Harlah PAN di Dayu Kidul, Dirangkai Penyerahan Bantuan Sumur Bor untuk Warga Bojonegoro

Rabu, 26 Agustus 2026 - 03:01 WIB

Jalan Sehat HUT ke-81 RI di Doromukti Meriah, Tiga Ekor Kambing Jadi Doorprize

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:06 WIB

Jaga Indonesia Tetap Aman dan Nyaman, APPPNAS Serukan Persatuan Nasional

Berita Terbaru