Warga Ngroworejo Sampaikan Kekhawatiran terhadap Kondisi Remaja dengan Dugaan Gangguan Kejiwaan, Pemerintah Diharapkan Hadir

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Suryadi

BOJONEGORO –  Sentral1.com – Warga Kelurahan Ngroworejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, menyampaikan kekhawatiran atas kondisi seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun berinisial A, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan dan membutuhkan penanganan khusus dari pihak berwenang.

Beberapa warga menuturkan bahwa remaja tersebut kerap menunjukkan perilaku yang berpotensi membahayakan dirinya sendiri maupun orang di sekitarnya, termasuk membawa benda tajam. Kondisi tersebut menimbulkan rasa tidak aman, sekaligus keprihatinan di tengah masyarakat.

Peristiwa yang paling baru terjadi pada Jumat (6/2/2026) sore. Salah satu warga RT 12, Reza, mengaku memilih menghindari A saat berpapasan di depan rumah yang bersangkutan karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Saya memilih menjauh karena takut terjadi sesuatu. Kami sebenarnya kasihan, tapi juga khawatir,” ujar Reza.

Menurut keterangan warga, A sebelumnya pernah terlibat insiden dengan lingkungan sekitar dan juga diduga pernah membahayakan dirinya sendiri. Warga menilai kondisi tersebut bukan untuk disikapi dengan kekerasan, melainkan membutuhkan pendampingan medis dan sosial yang tepat.

Warga setempat, mengatakan bahwa A beberapa kali mendatangi rumah warga dalam kondisi emosional yang tidak stabil. “Kami berharap ada penanganan yang baik. Dia masih anak dan butuh pertolongan,” ungkapnya.

Selain di lingkungan tempat tinggal, warga menyebut A juga kerap berada di ruang publik saat kegiatan keramaian berlangsung. Dalam beberapa kesempatan, ia terlihat mengalami kondisi fisik yang memprihatinkan, sehingga berisiko terhadap keselamatan dirinya sendiri.

Atas situasi tersebut, warga berharap pemerintah daerah melalui dinas sosial, dinas kesehatan, serta pihak terkait lainnya dapat segera melakukan asesmen dan penanganan secara profesional, terpadu, dan manusiawi. Langkah tersebut dinilai penting untuk melindungi hak-hak anak, memastikan keselamatan masyarakat, serta mencegah terjadinya stigma terhadap individu dengan gangguan kejiwaan.

“Harapan kami, yang bersangkutan bisa mendapatkan perawatan yang layak dan lingkungan juga merasa aman,” pungkas Reza.

Berita Terkait

Siswa SMP Dirgahayu Kedungadem Berbagi Snack dan Air Mineral di Pawai Ta’aruf SD se-Kecamatan Kedungadem
Laka Lantas Tunggal Tangki PT SSSS di Jalur Nasional Bojonegoro–Cepu, Sopir Selamat
DINAS pendidikan kabupaten Bojonegoro
Dapur Rumah Warga Ngroworejo Bojonegoro Terbakar, Diduga Akibat Lupa Matikan Api
Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro
Fasilitas Baru TK Karya Bakti Desa Kepoh Diresmikan, Guru dan Wali Murid Sambut Antusias 
Viral di Medsos, Pembobolan Kotak Amal Masjid Sukosewu Terekam CCTV
SMP Dirgahayu Kedungadem Resmi Buka Penerimaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2026/2027
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 08:37 WIB

Siswa SMP Dirgahayu Kedungadem Berbagi Snack dan Air Mineral di Pawai Ta’aruf SD se-Kecamatan Kedungadem

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:12 WIB

Laka Lantas Tunggal Tangki PT SSSS di Jalur Nasional Bojonegoro–Cepu, Sopir Selamat

Senin, 9 Februari 2026 - 12:25 WIB

DINAS pendidikan kabupaten Bojonegoro

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:11 WIB

Warga Ngroworejo Sampaikan Kekhawatiran terhadap Kondisi Remaja dengan Dugaan Gangguan Kejiwaan, Pemerintah Diharapkan Hadir

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:20 WIB

Dapur Rumah Warga Ngroworejo Bojonegoro Terbakar, Diduga Akibat Lupa Matikan Api

Berita Terbaru