BKKD 2025 Dorong Peningkatan Infrastruktur, Jalan Aspal Dukuhkidul Rampung dan Dirasakan Manfaatnya

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGOROSentral1.com – Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Salah satunya direalisasikan oleh Pemerintah Desa Dukuhkidul, Kecamatan Ngasem, melalui pembangunan jalan aspal sepanjang 533 meter.

Kepala Desa Dukuhkidul, Sulibianto, menjelaskan bahwa jalan tersebut memiliki lebar 3 meter dan berada di RT 6, 7, 8, dan 9 Dusun Dukuhkidul. Akses ini merupakan jalur utama warga untuk menuju sekolah, pasar, desa tetangga, hingga ke pusat kecamatan.

“Hasil pemeriksaan dari Inspektorat Bojonegoro dan pihak kecamatan menunjukkan bahwa pekerjaan berjalan baik dan telah memenuhi standar teknis,” ujar Sulibianto, Rabu (18/2/2026).

Ia menegaskan, sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, proyek BKKD dikelola secara terbuka dan dikerjakan secara swakelola. Proses pembangunan dinilai transparan, partisipatif, serta sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Sulibianto juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) yang sejak awal melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan. Menurutnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian, mengantar anak sekolah, dan bekerja.

“Setiap hari warga keluar masuk lewat jalan ini. Dampaknya sangat terasa, bukan hanya dari sisi kenyamanan, tetapi juga terhadap peningkatan perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Selain memperlancar mobilitas, pembangunan jalan aspal ini juga menyerap tenaga kerja lokal sehingga memberikan dampak ekonomi langsung selama proses pengerjaan berlangsung.

Sebelumnya, kondisi jalan di wilayah tersebut rusak, licin, dan becek saat musim hujan sehingga menyulitkan aktivitas warga. Kini, kondisi tersebut berubah signifikan setelah dilakukan pengaspalan.

Aim, salah satu warga setempat, mengaku sangat terbantu dengan kondisi jalan yang kini mulus. “Sekarang mengantar dan menjemput anak sekolah jauh lebih mudah. Dulu jalannya rusak dan licin, sekarang lebih nyaman,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Abdul Hamid, seorang petani. Ia menyebut akses jalan yang baik mempermudah pengangkutan hasil panen ke rumah maupun ke pasar. “Kalau panen sekarang lebih mudah diangkut kendaraan. Distribusi lancar dan hasil panen lebih terjaga,” katanya.

Secara strategis, pembangunan jalan ini mendukung sektor pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, mendorong aktivitas perdagangan, serta menunjang akses pendidikan dan kegiatan sosial lainnya.

Pemerintah Desa Dukuhkidul meyakini bahwa infrastruktur yang memadai merupakan fondasi penting dalam meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Keberhasilan proyek ini juga menjadi bukti bahwa pengelolaan anggaran yang transparan dan partisipatif mampu menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Ke depan, pemerintah desa dan masyarakat berharap pada tahun 2026 Desa Dukuhkidul kembali mendapatkan program BKKD untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur yang masih dibutuhkan.

 

Penulis : Ahmad S

Berita Terkait

Warga Desa Kunci Gelar Sedekah Bumi, Perkuat Rasa Syukur dan Lestarikan Tradisi Leluhur
Viral, Rumah Yang Dibangun Dari Kiriman TKI Dibongkar Setelah Muncul Dugaan Perselingkuhan
Resmi Dilantik, Dwike Danu Andika Jabat Kaur TU dan Umum Desa Growok
Belum Ditutup, Pendaftaran Perades Payaman Bojonegoro Diwarnai Rumor “Titipan”
Warga Sebut Biaya PTSL Rp.750 Ribu per Bidang, Kades : Sudah Ada Panitianya
Cici Hariyanti Resmi Jabat Kasi Kesejahteraan Desa Ngulanan Usai Lolos Seleksi Perangkat Desa
Sedekah Bumi Dusun Kajangan Berlangsung Meriah, Kades Jono Ajak Warga Lestarikan Budaya Leluhur
Sedekah Bumi Desa Jono Meriah, Kades Henis Ajak Lestarikan Seni Budaya Tradisional Jawa
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:43 WIB

Warga Desa Kunci Gelar Sedekah Bumi, Perkuat Rasa Syukur dan Lestarikan Tradisi Leluhur

Senin, 6 Juli 2026 - 07:08 WIB

Viral, Rumah Yang Dibangun Dari Kiriman TKI Dibongkar Setelah Muncul Dugaan Perselingkuhan

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:46 WIB

Resmi Dilantik, Dwike Danu Andika Jabat Kaur TU dan Umum Desa Growok

Senin, 29 Juni 2026 - 07:58 WIB

Belum Ditutup, Pendaftaran Perades Payaman Bojonegoro Diwarnai Rumor “Titipan”

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00 WIB

Warga Sebut Biaya PTSL Rp.750 Ribu per Bidang, Kades : Sudah Ada Panitianya

Berita Terbaru