Kades Mori Tegaskan Isu Proyek Paving Jalan Makam Rp250 Juta Tidak Benar, Anggaran Rp33,8 Juta

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO –  Sentral1.com- Kepala Desa Mori, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Wahyudi, membantah tegas isu yang menyebut proyek paving jalan menuju makam desa menggunakan material bekas dengan nilai anggaran mencapai Rp250 juta.

Wahyudi menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Ia menjelaskan bahwa proyek pembangunan jalan menuju makam di RT 8/RW 3 Desa Mori memiliki nilai anggaran sebesar Rp33.815.650 yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024.

“Isu proyek paving jalan makam senilai Rp250 juta itu tidak benar. Anggaran yang sebenarnya Rp33.815.650 dan bersumber dari Dana Desa tahun 2024,” tegas Wahyudi saat dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026).

Terkait tudingan penggunaan paving bekas, Wahyudi kembali menegaskan bahwa pekerjaan tersebut memang memanfaatkan material sesuai kebutuhan teknis, namun anggarannya tetap mengacu pada nilai yang telah ditetapkan, yakni Rp33.815.650, bukan Rp250 juta seperti yang diisukan.

Ia menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk pekerjaan pemadatan jalan, meliputi pengadaan material urugan seperti pedel dan abu batu, serta biaya tenaga kerja. Seluruh pelaksanaan kegiatan, lanjutnya, telah dilaksanakan sesuai perencanaan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemanfaatan material dilakukan sesuai kebutuhan teknis pekerjaan pemadatan. Semua kegiatan sudah direncanakan dan bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wahyudi menegaskan bahwa Pemerintah Desa Mori bersikap terbuka terhadap klarifikasi dan konfirmasi, baik dari masyarakat maupun media.

“Kami terbuka. Jika ada yang ingin mendapatkan penjelasan terkait pembangunan jalan makam atau JUT di RT 8, silakan datang langsung ke Balai Desa Mori,” pungkasnya.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, Pemerintah Desa Mori berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak berdasar serta tetap mengedepankan prinsip konfirmasi dan penyampaian informasi yang berimbang.

 

Penulis : Supriyanto

Berita Terkait

Warga Desa Kunci Gelar Sedekah Bumi, Perkuat Rasa Syukur dan Lestarikan Tradisi Leluhur
Viral, Rumah Yang Dibangun Dari Kiriman TKI Dibongkar Setelah Muncul Dugaan Perselingkuhan
Resmi Dilantik, Dwike Danu Andika Jabat Kaur TU dan Umum Desa Growok
Belum Ditutup, Pendaftaran Perades Payaman Bojonegoro Diwarnai Rumor “Titipan”
Warga Sebut Biaya PTSL Rp.750 Ribu per Bidang, Kades : Sudah Ada Panitianya
Cici Hariyanti Resmi Jabat Kasi Kesejahteraan Desa Ngulanan Usai Lolos Seleksi Perangkat Desa
Sedekah Bumi Dusun Kajangan Berlangsung Meriah, Kades Jono Ajak Warga Lestarikan Budaya Leluhur
Sedekah Bumi Desa Jono Meriah, Kades Henis Ajak Lestarikan Seni Budaya Tradisional Jawa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:43 WIB

Warga Desa Kunci Gelar Sedekah Bumi, Perkuat Rasa Syukur dan Lestarikan Tradisi Leluhur

Senin, 6 Juli 2026 - 07:08 WIB

Viral, Rumah Yang Dibangun Dari Kiriman TKI Dibongkar Setelah Muncul Dugaan Perselingkuhan

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:46 WIB

Resmi Dilantik, Dwike Danu Andika Jabat Kaur TU dan Umum Desa Growok

Senin, 29 Juni 2026 - 07:58 WIB

Belum Ditutup, Pendaftaran Perades Payaman Bojonegoro Diwarnai Rumor “Titipan”

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00 WIB

Warga Sebut Biaya PTSL Rp.750 Ribu per Bidang, Kades : Sudah Ada Panitianya

Berita Terbaru