Beranda / Desa / BKKD 2025, Desa Grebegan Aspal Jalan 1.482 Meter, Akses Warga Kian Lancar

BKKD 2025, Desa Grebegan Aspal Jalan 1.482 Meter, Akses Warga Kian Lancar

BOJONEGOROSentral1.com – Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan dampak nyata bagi pemerataan pembangunan infrastruktur pedesaan. Salah satunya direalisasikan Pemerintah Desa Grebegan, Kecamatan Kalitidu, melalui pembangunan jalan aspal sepanjang 1.482 meter. Minggu,(22,02,2026).

Kepala Desa Grebegan, Sam Suhadak, menjelaskan jalan yang dibangun memiliki lebar 3,5 meter dan berada di Dusun Sendangrejo. Akses tersebut merupakan jalur utama warga untuk menuju sekolah, pasar, desa tetangga, hingga pusat kecamatan.

Ia menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektorat Kabupaten Bojonegoro dan pihak kecamatan, pelaksanaan kegiatan dinilai sesuai ketentuan. Sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, proyek BKKD dikelola secara terbuka dan dikerjakan secara swakelola. Proses pembangunan dinilai transparan, partisipatif, serta sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan pemerintah kabupaten.

Sam Suhadak juga mengapresiasi kinerja Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak) yang sejak awal melibatkan masyarakat. Menurutnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil pertanian, mengantar anak sekolah, hingga keperluan bekerja.

“Setiap hari warga keluar masuk lewat jalan ini. Dampaknya sangat terasa, bukan hanya dari sisi kenyamanan, tetapi juga terhadap peningkatan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Selain memperlancar mobilitas, pembangunan jalan aspal ini juga menyerap tenaga kerja lokal sehingga memberikan dampak ekonomi langsung selama proses pengerjaan berlangsung.

Sebelumnya, kondisi jalan di wilayah tersebut rusak, licin, dan becek saat musim hujan sehingga menyulitkan aktivitas warga. Kini, kondisi tersebut berubah signifikan setelah dilakukan pengaspalan.

Beberapa warga setempat, mengaku sangat terbantu dengan kondisi jalan yang kini mulus. “Sekarang mengantar dan menjemput anak sekolah jauh lebih mudah. Dulu jalannya rusak dan licin, sekarang lebih nyaman,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Pak mat seorang petani. Ia menyebut akses jalan yang baik mempermudah pengangkutan hasil panen ke rumah maupun ke pasar. “Kalau panen sekarang lebih mudah diangkut kendaraan. Distribusi lancar dan hasil panen lebih terjaga,” katanya.

Secara strategis, pembangunan jalan ini mendukung sektor pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, mendorong aktivitas perdagangan, serta menunjang akses pendidikan dan kegiatan sosial lainnya.

Pemerintah Desa Grebegan meyakini infrastruktur yang memadai merupakan fondasi penting dalam meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Ke depan, pemerintah desa dan masyarakat berharap pada tahun 2026 Desa Grebegan kembali memperoleh program BKKD untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur yang masih dibutuhkan.

(Bi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *