Beranda / Daerah / Konsolidasi Awal, DPD ABJI Bojonegoro Tancap Gas: Siap Jadi Garda Depan Pembela Lingkungan dan Rakyat

Konsolidasi Awal, DPD ABJI Bojonegoro Tancap Gas: Siap Jadi Garda Depan Pembela Lingkungan dan Rakyat

(Dok : fhoto Istimewa)

BOJONEGOROSentral1.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI) Kabupaten Bojonegoro langsung tancap gas memperkuat barisan. Sabtu (24/1/2026), jajaran pengurus menggelar rapat koordinasi internal perdana di Kantor Sekretariat DPD ABJI, Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas.

Rapat ini menjadi titik awal konsolidasi serius organisasi, sekaligus penegasan bahwa ABJI Bojonegoro tidak ingin sekadar menjadi organisasi papan nama. Pembenahan struktur, penguatan soliditas internal, serta penyusunan agenda strategis menjadi fokus utama sebelum turun langsung mengawal kepentingan masyarakat dan lingkungan.

Ketua DPD ABJI Bojonegoro, Didik Winarto, menegaskan bahwa kekuatan gerakan harus dimulai dari dalam.

“DPD harus berdiri kokoh, bukan hanya secara struktur, tapi juga arah perjuangan. Kita ingin ABJI hadir sebagai aliansi yang benar-benar membela hak masyarakat dan lingkungan, bukan sekadar nama,” tegas Didik.

Ia menambahkan, langkah organisasi ke depan harus terukur dan tidak gegabah.

“Kami tidak ingin melangkah tergesa-gesa. Organisasi harus rapi dulu, baru bergerak ke lapangan dengan kerja nyata,” imbuhnya.

Sementara itu, Manan, selaku Dewan Penasehat DPD ABJI Bojonegoro, menekankan pentingnya kesiapan total dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, pergerakan tidak cukup hanya bermodal semangat.

“Organisasi itu harus punya sinergi antara pemikiran, tenaga, dan juga ‘peluru’. Peluru yang saya maksud adalah dukungan finansial yang cukup agar program bisa berjalan mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, DPD ABJI Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk segera melahirkan program-program konkret yang menyentuh langsung persoalan lingkungan dan sosial di daerah. Dengan struktur yang mulai tertata dan visi yang dipertegas, ABJI optimistis dapat tampil sebagai kekuatan kontrol sosial sekaligus mitra kritis pemerintah daerah dalam menjaga Bojonegoro dari kerusakan lingkungan dan ketimpangan sosial.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *