JAKARTA – Sentral1.com – Pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026 dinilai berjalan lancar. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran Polri dalam mengelola lalu lintas serta memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama Operasi Ketupat berlangsung.
Selama periode operasi yang digelar selama 13 hari, Polri dinilai mampu hadir di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan optimal. Tidak hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas, Polri juga berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik di berbagai wilayah.
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia, Edi Saputra Hasibuan, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam menjalankan tugas pelayanan publik secara profesional.
“Keberhasilan melancarkan arus mudik dan balik Lebaran ini menunjukkan bahwa Polri hadir memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Polri mampu memberikan pelayanan yang nyaman, cepat, dan responsif sehingga masyarakat merasa aman selama perjalanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran personel Polri di berbagai titik pengamanan dan pelayanan memberikan dampak signifikan terhadap persepsi publik. Masyarakat, menurutnya, merasakan langsung kecepatan respons serta kesiapsiagaan petugas di lapangan.
“Yang dirasakan masyarakat adalah Polri hadir memberikan pelayanan yang cepat dan membuat masyarakat merasa nyaman. Hal ini menjadi indikator penting keberhasilan Operasi Ketupat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Edi mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan operasi, Polri juga memperoleh banyak tanggapan positif dari masyarakat. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.
“Dalam 13 hari pelaksanaan Operasi Ketupat, Polri banyak mendapatkan respons positif dari masyarakat. Ini menjadi catatan baik dan harus terus dipertahankan ke depan,” pungkasnya.
Dengan capaian tersebut, Polri diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengamanan momen besar yang melibatkan mobilitas masyarakat secara masif seperti arus mudik dan balik Lebaran.(Bi)









