Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Buana Bojonegoro M.Khairul Anwar, ST.,MM saat malakukan pengecekan di IPA Ngringinrejo (Dok : Fhoto Istimewa)
BOJONEGORO – Sentral1.com – Proses perbaikan pompa intake di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro telah selesai dilakukan pada Jumat (6/3/2026) pukul 12.15 WIB. Saat ini petugas tengah melakukan proses normalisasi distribusi air ke rumah-rumah pelanggan.
Sebelumnya, petugas melakukan pengecekan terhadap penyebab tidak masuknya aliran air dari Sungai Bengawan Solo ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Desa Ngringinrejo sejak Kamis malam. Setelah dilakukan penanganan, kendala tersebut akhirnya berhasil diatasi.
Dengan selesainya perbaikan pompa intake tersebut, distribusi air kepada pelanggan secara bertahap mulai kembali normal. Petugas juga terus melakukan pemantauan sistem distribusi hingga aliran air benar-benar stabil di seluruh wilayah layanan.
Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Buana Bojonegoro, M. Khairul Anwar, ST., MM., menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melakukan penanganan cepat terhadap gangguan teknis yang terjadi di lapangan.
Sementara itu, pada hari yang sama juga diinformasikan adanya gangguan layanan air akibat kegiatan pengurasan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Wedoro.
Gangguan tersebut berdampak pada sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro, yakni Kecamatan Kepohbaru, Kecamatan Kedungadem, dan Kecamatan Sugihwaras. Pelanggan di wilayah tersebut diperkirakan akan mengalami gangguan distribusi air berupa aliran kecil hingga tidak mengalir untuk sementara waktu.
Pihak pengelola layanan air mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar menampung air sebagai persediaan sebelum proses perbaikan dan normalisasi selesai dilakukan.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan distribusi air ini,” demikian disampaikan dalam pemberitahuan resmi kepada pelanggan.
Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi layanan pengaduan melalui nomor telepon (0353) 881253 atau 885235.
Penulis : Budi








