Program GAYATRI Bantu Keluarga Rentan Warga Desa Mori dan Mampu Tingkatkan Penghasilan

Kamis, 12 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO –  Sentral1.com – Program GAYATRI (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam upaya mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga rentan. Kamis,12, februari,2026.

Melalui program ini, keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan bantuan dan pendampingan untuk beternak ayam petelur secara mandiri. Hasilnya, program tersebut mulai memberikan dampak nyata bagi perekonomian keluarga.

Salah satu KPM, Unun Choirul Amin (44), mengaku setiap hari mampu menghasilkan sekitar 40 hingga 50 butir telur. Jika diuangkan, pendapatan yang diperoleh mencapai kurang lebih Rp50 ribu per hari.

“Harga telur rata-rata dibeli warga sekitar Rp26 ribu per kilogram. Hasil penjualan biasanya kami simpan atau tabung, dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk membantu bayar listrik,” ujarnya.

Menurut Unun, menjelang momentum Ramadan permintaan telur meningkat cukup signifikan. Banyak warga yang memiliki hajatan maupun kebutuhan konsumsi rumah tangga memilih membeli langsung dari peternak karena harganya lebih murah dibandingkan toko.

“Momentum menjelang Ramadan, banyak yang pesan karena harga bisa lebih murah dari toko,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Sri Ambarwati (37), salah satu KPM lainnya yang merasakan manfaat tambahan penghasilan dari program tersebut.

Pendamping KPM GAYATRI Desa Mori, Mohamad Aris (40), menjelaskan bahwa pendampingan rutin terus dilakukan guna memastikan keberlangsungan usaha para penerima manfaat. Setiap minggu, tim melakukan pengecekan kondisi ternak dan perkembangan produksi.

“Pakan masih tersuplai dengan baik, dan setiap minggu kami selalu melakukan pengecekan. Kami juga membuat grup WhatsApp untuk mempermudah koordinasi dengan KPM. Setiap hari ada diskusi dan sharing tentang perawatan ayam,” jelasnya.

Di Desa Mori sendiri, jumlah penerima manfaat dari anggaran desa sebanyak 6 KPM, sementara dari Program Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebanyak 10 KPM. Total terdapat 16 keluarga penerima manfaat yang saat ini menjalankan usaha ternak ayam petelur melalui Program GAYATRI.

Kepala Desa Mori, Wahyudi, menyampaikan bahwa Program GAYATRI sangat membantu warga desa, khususnya keluarga rentan, dalam meningkatkan kemandirian ekonomi.

“Program GAYATRI ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga kami. Selain membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari, program ini juga menumbuhkan semangat kemandirian dan usaha bagi keluarga penerima manfaat,” ujar Wahyudi.

Ia menegaskan, Pemerintah Desa Mori terus mendukung penuh pelaksanaan program tersebut agar berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.

“Kami berharap program ini tidak hanya berhenti pada bantuan awal, tetapi benar-benar menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan. Pemdes Mori akan terus mendukung pendampingan dan pengawasan agar hasilnya maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Menurut Wahyudi, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pendamping, dan pemerintah desa menjadi kunci keberhasilan Program GAYATRI dalam mendorong pengentasan kemiskinan di tingkat desa.

Program ini diharapkan mampu menjadi solusi berkelanjutan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga serta mendorong pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro.

 

Penulis : Supriyanto

Editor : Budi

Berita Terkait

Semarak HUT RI ke-81, Kelurahan Ngrowo Gelar Jalan Sehat Meriah
Warga RT 12/RW 03 Ngroworejo Gotong Royong Siapkan Panggung Semarak HUT RI ke-81
Sedekah Bumi di Punden Mbah Empu, Warga Dusun Gempol Lestarikan Tradisi Syukur dan Pererat Kebersamaan
Warga RT 12/RW 03 Kelurahan Ngroworejo Resmi Buka Lomba HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kelurahan
Warga Desa Kunci Gelar Sedekah Bumi, Perkuat Rasa Syukur dan Lestarikan Tradisi Leluhur
Viral, Rumah Yang Dibangun Dari Kiriman TKI Dibongkar Setelah Muncul Dugaan Perselingkuhan
Resmi Dilantik, Dwike Danu Andika Jabat Kaur TU dan Umum Desa Growok
Belum Ditutup, Pendaftaran Perades Payaman Bojonegoro Diwarnai Rumor “Titipan”

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 04:21 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Kelurahan Ngrowo Gelar Jalan Sehat Meriah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:20 WIB

Warga RT 12/RW 03 Ngroworejo Gotong Royong Siapkan Panggung Semarak HUT RI ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:32 WIB

Sedekah Bumi di Punden Mbah Empu, Warga Dusun Gempol Lestarikan Tradisi Syukur dan Pererat Kebersamaan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 04:30 WIB

Warga RT 12/RW 03 Kelurahan Ngroworejo Resmi Buka Lomba HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kelurahan

Rabu, 29 Juli 2026 - 02:43 WIB

Warga Desa Kunci Gelar Sedekah Bumi, Perkuat Rasa Syukur dan Lestarikan Tradisi Leluhur

Berita Terbaru