Sedekah Bumi Dusun Kajangan Berlangsung Meriah, Kades Jono Ajak Warga Lestarikan Budaya Leluhur

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGOROSentral1.com – Tradisi Sedekah Bumi kembali digelar masyarakat Dusun Kajangan, Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan di area Sendang Giling Besi–Templek tersebut berlangsung meriah dan dipenuhi antusiasme warga yang hadir untuk mengikuti rangkaian acara adat sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki dan hasil bumi.

Sejak pagi hari, masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi kegiatan dengan membawa berbagai tumpeng dan hasil bumi yang kemudian didoakan bersama. Tradisi ini menjadi salah satu warisan budaya yang terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat Desa Jono dari generasi ke generasi.

Acara tersebut dihadiri Kepala Desa Jono, Dra. Hj. Henis Meindrawati, perangkat desa, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta ratusan warga Dusun Kajangan dan sekitarnya.

Selain prosesi doa bersama dan sedekah bumi, kegiatan juga dimeriahkan dengan hiburan kesenian tradisional yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Suasana penuh kebersamaan terlihat saat warga menikmati seluruh rangkaian acara yang berlangsung hingga selesai.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Jono, Dra. Hj. Henis Meindrawati, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi Sedekah Bumi sebagai warisan budaya leluhur yang sarat makna kebersamaan dan rasa syukur.

“Tradisi Sedekah Bumi bukan hanya sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang diberikan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan, dan memperkuat persatuan warga,” ujar Henis.

Ia juga mengapresiasi partisipasi seluruh masyarakat yang turut bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin dalam tradisi Sedekah Bumi menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan dan kemajuan desa.

“Pemerintah Desa Jono akan terus mendukung kegiatan adat dan budaya yang masih hidup di tengah masyarakat. Tradisi seperti ini harus tetap dijaga agar tidak hilang tergerus perkembangan zaman serta dapat diwariskan kepada generasi muda,” tambahnya.

Lebih lanjut, Henis berharap melalui kegiatan Sedekah Bumi ini masyarakat semakin kompak dalam menjaga persatuan dan bersama-sama membangun desa. Menurutnya, budaya gotong royong yang diwariskan para leluhur harus terus dipertahankan sebagai kekuatan utama masyarakat pedesaan.

Salah satu warga Dusun Kajangan RT 15 pak Jupri, mengaku senang karena tradisi tahunan tersebut masih dapat dilaksanakan dengan meriah dan penuh kekeluargaan.

“Kami merasa bersyukur tradisi Sedekah Bumi masih terus dilestarikan. Selain sebagai wujud syukur atas hasil panen dan rezeki yang diberikan Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi ajang berkumpulnya warga yang selama ini jarang bertemu,” katanya.

Di sisi lain, pak selamet, warga Desa Buntalan yang merupakan asli kelahiran Dusun Kajangan, mengaku selalu menyempatkan diri untuk pulang dan mengikuti Sedekah Bumi setiap tahunnya.

“Walaupun sekarang saya tinggal di Desa Buntalan, hati saya tetap di Kajangan. Tradisi Sedekah Bumi ini memiliki nilai sejarah dan kenangan tersendiri bagi kami yang lahir dan besar di dusun ini. Semoga kegiatan seperti ini tetap lestari dan semakin meriah di tahun-tahun mendatang,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Sedekah Bumi di Sendang Giling Besi–Templek Dusun Kajangan ini, diharapkan nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya lokal tetap terpelihara sehingga menjadi identitas sekaligus kebanggaan masyarakat Desa Jono.

 

Wartawan : Widatto

Berita Terkait

Warga Desa Kunci Gelar Sedekah Bumi, Perkuat Rasa Syukur dan Lestarikan Tradisi Leluhur
Viral, Rumah Yang Dibangun Dari Kiriman TKI Dibongkar Setelah Muncul Dugaan Perselingkuhan
Resmi Dilantik, Dwike Danu Andika Jabat Kaur TU dan Umum Desa Growok
Belum Ditutup, Pendaftaran Perades Payaman Bojonegoro Diwarnai Rumor “Titipan”
Warga Sebut Biaya PTSL Rp.750 Ribu per Bidang, Kades : Sudah Ada Panitianya
Cici Hariyanti Resmi Jabat Kasi Kesejahteraan Desa Ngulanan Usai Lolos Seleksi Perangkat Desa
Sedekah Bumi Desa Jono Meriah, Kades Henis Ajak Lestarikan Seni Budaya Tradisional Jawa
Bantuan Pangan Pemerintah Disambut Antusias, 559 KPM Desa Mori Terima Beras dan Minyak 
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 07:08 WIB

Viral, Rumah Yang Dibangun Dari Kiriman TKI Dibongkar Setelah Muncul Dugaan Perselingkuhan

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:46 WIB

Resmi Dilantik, Dwike Danu Andika Jabat Kaur TU dan Umum Desa Growok

Senin, 29 Juni 2026 - 07:58 WIB

Belum Ditutup, Pendaftaran Perades Payaman Bojonegoro Diwarnai Rumor “Titipan”

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:00 WIB

Warga Sebut Biaya PTSL Rp.750 Ribu per Bidang, Kades : Sudah Ada Panitianya

Selasa, 23 Juni 2026 - 02:45 WIB

Cici Hariyanti Resmi Jabat Kasi Kesejahteraan Desa Ngulanan Usai Lolos Seleksi Perangkat Desa

Berita Terbaru