BOJONEGORO – Sentral1.com – Sangat disayangkan, pembangunan fisik melalui Bantuan Khusus Keuangan Desa (BKKD) dinilai hasilnya masih ada yang tidak sesuai dengan harapan, seperti halnya pembangunan rigid beton desa Jumok Kecamatan Ngraho.
Dari hasil pengamatan di lokasi pembangunan nilai 1,4 Milliar dengan volume 698×3 meter, ternyata sudah banyak tambal sulam karena mengalami keretakan. Bahkan, ada sampai mengumpul jadi satu keretakan pada penghujung jalan rigid beton tersebut.
Menurut warga yang melintas, adanya keretakan tersebut memang benar adanya, tetapi sudah ditambal dengan semen seperti yang terlihat.
“Kelihatanya sudah ditambal dari pihak desa,” ucapnya Rabu (23/04/26).
Oleh sebab itu, media sebagai salah satu kontrol sosial sangat berharap adanya evaluasi ataupun monotoring ulang terhadap mutu kualitas maupun volume pekerjaan. Sebab, pembangunan itu menggunakan uang negara.(Red)









