BOJONEGORO – Sentral1.com – Pelaksanaan proyek pemasangan U-ditch di Desa Kaliombo, Kecamatan Tambakrejo, diduga tidak memenuhi spesifikasi teknis pekerjaan. Temuan di lapangan menunjukkan pemasangan saluran dilakukan tanpa menggunakan lantai kerja, yang sejatinya merupakan komponen penting dalam konstruksi tersebut.
Lantai kerja diketahui memiliki fungsi krusial, yakni untuk mencegah penurunan tanah serta menjaga elevasi agar aliran air tetap lancar. Namun, pada proyek ini, unit U-ditch terlihat langsung dipasang oleh pekerja tanpa adanya dasar lantai kerja terlebih dahulu.
Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, proses pemasangan dilakukan secara langsung dari kendaraan pengangkut ke lokasi pemasangan.
“U-ditchnya langsung dipasang saja, di bawahnya tidak ada lantai kerjanya, mas,” ujarnya.
Padahal, tanpa lantai kerja, pemasangan U-ditch berisiko mengalami penurunan (amblas), kemiringan, hingga sambungan antar unit yang tidak presisi. Kondisi tersebut dapat memicu kebocoran serta kerusakan dalam jangka panjang.
Secara teknis, lantai kerja umumnya dibuat dari cor beton tipis dengan ketebalan sekitar 5–10 sentimeter atau menggunakan urugan pasir yang dipadatkan sebelum unit U-ditch dipasang. Karena itu, pemasangan tanpa lantai kerja kerap dianggap sebagai bentuk pelanggaran terhadap spesifikasi teknis proyek.
Tak hanya itu, proyek ini juga menuai sorotan lantaran di lokasi pekerjaan belum terlihat adanya papan informasi proyek. Padahal, papan tersebut penting untuk memberikan keterangan kepada publik terkait nilai anggaran, sumber dana, serta instansi atau dinas yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan pelanggaran spesifikasi teknis maupun tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan tersebut.(Ag)










