Langkah Gerak Cepat Sidak Rumah Pompa Ka. Dinas PU Sumber Daya Air Atasi Banjir

Selasa, 14 April 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PU SDA sidak di salahsatu pompaairdi Kelurahan Klangon

BOJONEGOROSentral1.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro, Retno Wulandari, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah pompa di Kelurahan Klangon, Minggu sore (12/04/2026). Upaya pengendalian banjir di wilayah perkotaan tak hanya berhenti pada perencanaan di atas meja.

‎Di lokasi, ia menelusuri satu per satu aspek krusial: mulai dari performa mesin, ketersediaan bahan bakar, hingga kebersihan inlet yang kerap menjadi titik rawan penyumbatan.

‎Kunjungan yang dilakukan pukul 17.22 WIB itu bukan sekadar formalitas. Retno memastikan langsung kesiapan mesin pompa air—garda terdepan dalam mengantisipasi genangan saat curah hujan tinggi mengguyur kawasan kota.

‎“Kami tidak ingin ada celah. Mesin harus siap bekerja kapan pun dibutuhkan. Operator juga wajib siaga penuh 24 jam,” tegas Retno.

‎Fokus pada Titik Rawan

‎Dalam sidak tersebut, beberapa poin menjadi perhatian utama:

‎Ketahanan Mesin: Dipastikan tidak ada kendala saat pompa dioperasikan dalam durasi panjang.Kesiapsiagaan Petugas: Operator diminta aktif memantau dan melaporkan kondisi debit air secara real-time.Kebersihan Sistem: Sampah pada pintu masuk air dibersihkan agar tidak menghambat kinerja pompa.

‎Instruksi Langsung, Bukan Sekadar Imbauan

‎Rumah pompa Klangon merupakan salah satu titik vital dalam sistem pengendalian banjir di Bojonegoro. Jika terjadi gangguan teknis, dampaknya bisa langsung dirasakan warga dalam bentuk genangan yang meluas.

‎Langkah “jemput bola” ini disebut sebagai bagian dari instruksi langsung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam memperkuat mitigasi banjir, terutama memasuki periode cuaca yang tidak menentu.

‎Hingga inspeksi berakhir, kondisi pompa di Klangon dilaporkan normal dan siap operasi penuh. Namun Retno menegaskan, kesiapan ini harus dijaga konsisten, bukan hanya saat ada kunjungan.

‎Sidak mendadak ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan di atas laporan, tetapi juga melalui pengecekan lapangan secara langsung dan berkala.

‎Dengan langkah tegas ini, Pemkab Bojonegoro mencoba memastikan bahwa sistem pengendalian banjir benar-benar bekerja, bukan sekadar ada.

‎“Yang terpenting bukan hanya siap hari ini, tapi siap setiap saat,” pungkasnya. (BAW)

Berita Terkait

Bupati Setyo Wahono Pastikan Program Gayatri Berlanjut pada 2026, Dorong Kesejahteraan Peternak
Komisi C DPRD Bojonegoro Gelar Rapat Kerja Bersama OPD, Bahas Infrastruktur dan Pelayanan Publik
Polemik Perumahan Kelampok, Komisi A Desak Hak User Segera Dipenuhi 
Raker Komisi A DPRD Bojonegoro Soroti Pencabutan Perda, Asosiasi Kades Tunggu Penjelasan
Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro Soroti Layanan Puskesmas, Keluhan Rujukan Berbelit Jadi Catatan Serius
Longsor Bengawan Solo Jadi Polemik, Perizinan BBWS Dinilai Hambat Penanganan
Wabup Bojonegoro Sidak Proyek Jalan Klino, Tegaskan Kualitas dan Ancam Pengembalian Dana
Rakor Kecamatan Dander Bahas Kebersihan Pasar dan Penyaluran Pupuk, Sekaligus Halal Bihalal Pererat Sinergi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:48 WIB

Bupati Setyo Wahono Pastikan Program Gayatri Berlanjut pada 2026, Dorong Kesejahteraan Peternak

Senin, 18 Mei 2026 - 13:08 WIB

Komisi C DPRD Bojonegoro Gelar Rapat Kerja Bersama OPD, Bahas Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:50 WIB

Polemik Perumahan Kelampok, Komisi A Desak Hak User Segera Dipenuhi 

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:53 WIB

Raker Komisi A DPRD Bojonegoro Soroti Pencabutan Perda, Asosiasi Kades Tunggu Penjelasan

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:53 WIB

Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro Soroti Layanan Puskesmas, Keluhan Rujukan Berbelit Jadi Catatan Serius

Berita Terbaru