BOJONEGORO – Sentral1.com – Kegiatan sarasehan yang membahas dampak digitalisasi terhadap generasi muda digelar di Gedung MWC NU Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (15/4/2026).
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh perwakilan dari lima kecamatan, yakni Baureno, Sumberrejo, Kanor, Balen, dan Kepohbaru. Kehadiran para peserta dari berbagai wilayah ini menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu perkembangan digital yang kian pesat, khususnya di kalangan anak dan remaja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Sekretaris PCNU Bojonegoro, Abd. Rohman, M.Pd., yang memberikan pandangan terkait pentingnya pendampingan generasi muda di tengah arus digitalisasi. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai moral dan keagamaan.
Dalam sarasehan tersebut, para peserta membahas berbagai dampak digitalisasi, terutama pengaruh media sosial terhadap perilaku dan perkembangan generasi muda. Diskusi mengangkat sisi positif digitalisasi yang dapat mendukung akses informasi dan pendidikan, namun juga menyoroti dampak negatif seperti kecanduan gadget, penurunan interaksi sosial, serta potensi penyalahgunaan media sosial.
Para peserta sepakat bahwa peran orang tua, pendidik, dan lingkungan sangat penting dalam mengawasi serta membimbing anak-anak agar bijak dalam menggunakan teknologi digital. Selain itu, diperlukan edukasi yang berkelanjutan agar generasi muda mampu memanfaatkan media sosial secara positif dan produktif.
Ke depan, melalui kegiatan sarasehan ini diharapkan dapat terbangun kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan digital yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan karakter generasi muda di era modern.
Penulis : Soleh









