LSM Link Soroti Pembangunan Perkuatan Tebing di Selogabus Tuban, Pengawasan Dinilai Kurang Optimal

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolom dan pengikat tidak satu kesatuan (Harusnya Satu kesatuan)   Dok : Fhoto Istimewa

 

TUBANSentral1.com –  Lembaga Swadaya Masyarakat LSM Link menyoroti pelaksanaan pembangunan perkuatan tebing yang berlokasi di Desa Selogabus, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp1,8 miliar lebih tersebut dinilai minim pengawasan dari konsultan pengawas maupun monitoring dinas terkait.

Ketua LSM Link, Hariri, menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan di lapangan terkesan tidak ada pengawasan penuh sebagaimana mestinya. Hal itu terlihat dari sejumlah temuan yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan teknis maupun aspek keselamatan kerja.

“Menurut saya, banyak pelanggaran dan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan,” ujar Hariri, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, para pekerja terlihat tidak dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD). Selain itu, di lokasi proyek juga tidak ditemukan papan informasi kegiatan maupun papan K3, padahal keberadaan papan tersebut penting sebagai bentuk transparansi anggaran dan informasi keselamatan kerja.

Tak hanya itu, Hariri juga menyoroti aspek teknis pekerjaan, khususnya pada pemasangan pondasi buis beton. Ia menduga kuat bahwa pemasangan tidak dilakukan sesuai dengan perencanaan awal.

“Setiap titik pondasi buis beton seharusnya terpasang sebanyak tujuh buah, namun di lapangan tidak demikian. Selain itu, pemasangan kolom, beton pengikat, dan lining beton semestinya dikerjakan sebagai satu kesatuan, bukan terpisah,” tuturnya.

Menurutnya, pada tahapan pengurugan tanah juga terkesan dilakukan secara asal tanpa proses pemadatan yang memadai. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak pada stabilitas tanah dan kualitas hasil pekerjaan.

“Kemungkinan besar pekerjaan dikejar target karena sudah memasuki masa addendum dan mendekati batas akhir waktu pelaksanaan, sehingga aspek kualitas terabaikan,” beber Hariri.

Ia menegaskan, pemadatan tanah seharusnya dilakukan agar struktur perkuatan tebing benar-benar kuat dan sesuai dengan tujuan pembangunan.

“Dengan pelaksanaan pekerjaan yang terkesan asal-asalan ini, kami berharap peran aktif konsultan pengawas serta monitoring dari dinas terkait dapat lebih dioptimalkan agar hasil pekerjaan benar-benar bermanfaat dan sesuai spesifikasi,” pungkasnya.(Red)

Berita Terkait

Diduga Ada Aktivitas Penampungan Solar Ilegal di Brondong Lamongan, Warga Minta APH Lakukan Penyelidikan
Masyarakat Kumpulrejo Desak Dialog Terbuka Soal Proyek Reaktivasi Sumur Minyak Tua
Diduga Tambang Galian C di Sawen Sumengko Masih Beroperasi, Warga Keluhkan Debu dan Minta APH Bertindak
Diduga Tambang Galian C Ilegal di Desa Sambeng Masih Beroperasi, Warga Keluhkan Debu dan Minta Penertiban
Belum Ditutup, Pendaftaran Perades Payaman Bojonegoro Diwarnai Rumor “Titipan”
Diduga Sebagian Lahan yang Diperjualbelikan Masuk Kawasan Perhutani, Transaksi Tanah di Desa Tanggulangin Tuban Menuai Polemik
Diduga Tambang Ilegal di Sembung Sukorame Kebal Hukum, Aktivitas Terang-Terangan Disebut Sudah Berjalan Dua Bulan
Dugaan Penyebaran Video Tanpa Izin, Kasus Dilaporkan ke Polres Bojonegoro
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:15 WIB

Diduga Ada Aktivitas Penampungan Solar Ilegal di Brondong Lamongan, Warga Minta APH Lakukan Penyelidikan

Minggu, 5 Juli 2026 - 05:12 WIB

Masyarakat Kumpulrejo Desak Dialog Terbuka Soal Proyek Reaktivasi Sumur Minyak Tua

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:22 WIB

Diduga Tambang Galian C di Sawen Sumengko Masih Beroperasi, Warga Keluhkan Debu dan Minta APH Bertindak

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:45 WIB

Diduga Tambang Galian C Ilegal di Desa Sambeng Masih Beroperasi, Warga Keluhkan Debu dan Minta Penertiban

Senin, 29 Juni 2026 - 07:58 WIB

Belum Ditutup, Pendaftaran Perades Payaman Bojonegoro Diwarnai Rumor “Titipan”

Berita Terbaru